Saturday, 29 November 2014

Pencanangan Desa Siaga Bencana di Desa Cibungur Kec. Sukaresmi Pandeglang Banten




Bencana alam merupakan kejadian alam yang dapat terjadi setiap saat dan sering mengakibatkan kehilangan jiwa, kerugian harta, dan benda. bencana alam tidak dapat dicegah, namun dapat dikendalikan dan dikurangi dampak kerugian yang diakibatkannya.
Jum’at, 28 November 2014 Dandim 0601/ Pandeglang Letkol Arh. Asep Suganjar, S.Si menghadiri acara latihan sekaligus pencanangan Desa Siaga Bencana di Desa Cibungur Kecamatan Sukaresmi Kab. Pandeglang mendampingi Wadanjen Kopasus Brigjen TNI Muhammad Herindra selaku Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, hadir pula pada acara tersebut Wadan Grup 1 Kopassus Letkol Inf. Enoh, Danramil 0111/Pagelaran Kapten Inf Sarwo dan Camat Sukaresmi.

Pencanangan Desa Siaga di Desa Cibungur Kec. Sukaresmi Pandeglang Banten berlangsung dari tanggal 27 sampai 29 November 2014 diadakan Oleh Gerakan Pramuka Kwarnas, Kwarda Banten dan Kwaran Sukaresmi bekerja sama dengan Basarnas dan BPBD prov. Banten dan Kabupaten Pandeglang, diikuti oleh 150 peserta Pramuka dan masyarakat Desa Cibungur Kec. Sukaresmi.

Sunday, 21 September 2014

Membuat Bor Tanah Untuk Membuat Lubang Resapan Biopori

Lubang Resapan Biopori (LBS) adalah lubang silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10 cm, kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori. Biopori adalah pori berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman.
Untuk dapat membuat lubang biopori tentunya diperlukan alat Bor Tanah sesuai dengan ukuran yang ditentukan.
Cara Membuat Bor tanah sebagai berikut :
1. Siapkan Bahan
  • Besi Beheul 










  • Besi Plat Strip











 
2. Cara membuat
  • Potong Besi Beheul dengan Panjang 120 Cm
  • Potong Plat Stip panjang 50 Cm
  • Bentuk Besi Plat Stip seperti gambar ini




 Bentuk Plat strip dengan menggunakan palu














Ukur diameter kepala bor 10 Cm.











sampai membentuk seperti ini yang kemudian kedua ujujng plat di las dijadikan satu dan dibentuk runcing





kemudian diberi tiang dengan besi beheul tadi yang sudah di siapkan









kedua sisi dibentuk seperti pisau dengan gerinda









Terakhir beri pegangan pada ujung tiang untuk memudahkan memutar bor dengan tangan.
demikian cara pembuatan bor tanah sederhana semoga bermanfaat.

Lubang Resapan Biopori


Wilayah Koramil 0111/Pagelaran, Kodim 0601/Pandeglang yang terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Patia dan Kecamtan sukaresmi yang hampir setiap tahun selalu kedatangan tamu tak di undang yaitu banjir.
untuk meminimalisir banjir yang melanda hampir setiap tahun, koramil 0111/Pagelaran, Kodim 0601/Pandeglang memberikan paparan tentang lubang resapan Biopori kepada Instansi, Sekolah-sekolah dan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 0111/Pagelaran.

Sebagai Bahan percontohan Koramil 0111/Pagelaran saat ini sudah membuat lubang resapan Biopori sebanyak 500 lubang tersebar di seluruh wilayah Koramil 0111/pagelaran.
Lubang Resapan Biopori (LBS) adalah lubang silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10 cm, kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori. Biopori adalah pori berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman.
Manfaat Lubang Biopori :
1. Meningkatkan daya resap air hujan kedalam tanah
2. Sebagai media tempat pembuangan sampah organik yang kemudian dapat di jadikan pupuk tanamam.
3. Sebagai tempat berkembang biak cacing tanah sehingga dapat membuat lubang pori-pori tanah semakin banyak dan terjaga kelestariannya.

Saturday, 20 September 2014

Bakti TNI Kodim 0601/Pandeglang



Pada Hari Rabu Tanggal 17 September 2014 Kodim 0601/Pandeglang Bekerja sama dengan Lembaga Pemantau Penyelenggara Neraga Republik Indonesia (LPPNRI) menggelar bakti sosial dalam rangka Peringatan HUT TNI ke-69 Hari Tahun 2014, bertempat di Desa Ciawi Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang Banten.
Kegiatan Baksos tersebut diadakan di dua 2 tempat  yang pertama di Desa Ciawi Kecamatan Patia dengan Rangkaian kegiatan Baksos meliputi : Kegiatan Khitanan Masal sebanyak 25 Orang, Pengobatan Masal Bagi masyarakat yang kurang mampu, Pemberian Sembako, Pakaian layak pakai dan pada malam hari di tutup dengan acara hiburan Wayang Golek. Sedangkan di tempat ke dua di hari yang sama yaitu pelayanan KB-Kes yang bertempat di Koramil 0111/Pagelaran berupa pelayanan MOP, Implan, Suntik, Pil dll yang bekerjasama dengan BKKBN Kabupaten Pandeglang.


Kegiatan Baksos ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Kodim 0601/ Pandeglang dalam rangka peringatan HUT TNI ke 69 yang sebelumnya telah dilaksanakan Baksos Donor darah Pada hari selasa tanggal 2 September 2014 yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Pandeglang, tanggal 3 september 2014 Pembukaan Penataran Pendidikan Bela Negara (PPBN) di Ponpes Darul Iman Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, pembuatan 8000 lubang resapan Biopori di tiap-tiap Koramil jajaran Kodim 0601/ Pandeglang dan kegiatan Goes (sepeda santai) yang rencana akan diadakan pada tanggal 28 September 2014 yang di ikuti oleh TNI dan Masyarakat se Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan Baksos tersebut dihadiri oleh Bupati Pandeglang Drs. H. Erwan Kurtubi, MM, Dandim Pandeglang Letkol Arh Asep Suganjar, S.Si, Bapak Kapolres pandeglang yang diwakili Oleh Kapolsek Labuan, Ketua Umum LPPNRI Ir. Eko Soetikno. Danramil Pagelaran, Danramil Labuan, Danramil Cibaliung, Kapolsek Patia, Camat Patia dan Kepala Desa Se Kecamatan Patia.