Saturday, 14 May 2016

PROGRAM TMMD KE 96 KODIM 0601/PANDEGLANG MEMBUAT SINDANGHAYU BAHAGIA



TNI Manunggal Membangun Desa Kodam III/Slw ke 96 tahun 2016kembali digelar secara serentak diKabupaten Ciamis, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon dan untuk Kabupaten Pandeglangberada di  wilayah Kodim 0601/Pdg Korem 064/MY  untuk memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan rakyat.
            “ TMMD ke 95 dan 96 ini pada dasarnya sama yaitu membantu mengatasi kesulitan rakyat di pedesaan dengan terobosan Kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan kegiatan fisik maupun kegiatan non fisik” kata Kepala Staf Kodam III/Slw Brigjen TNI Wuryanto ketika menghadiri upacara pembukaan TMMD ke 96 di Kampung Pasir Eurih Desa Sindang Hayu Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang,Selasa (3/5).
            “Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari dengan sasaran fisik pembangunan jalan sepanjang 1,2 KM, 1 unit jembatan, 5 gorong-gorong , pembangunan fasilitas umum dan sosial , dan kegiatan non fisik yaitu penyuluhan KB, penyuluhan tentang nilai-nilai kebangsaan, penyuluhan narkoba bagi remaja dan penyuluhan tentang faham radikalisme” papar Kasdam.
            Lebih lanjut Kasdam mengatakan “ kegiatan ini melibatkan seluruh unsur TNI dan Polri serta Pemerintah Kabupaten Pandeglang sejumlah 150 orang ” tambahnya.
            Selaras dengan itu Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita sangat mendukung kegiatan karya bhakti yg kali ini wilayahnya menjadi sasaran pembangunan TMMD .
            “Dengan adanya TMMD ini Pemkab Pandeglang sangat berterimakasih dan merasa terbantu dalam mendukung pembangunan di daerah terpencil salah satunya di Desa Sindang Hayu ini yang menjadi pilot projec TMMD ” jelas Bupati yang juga menjadi Inspektur Upacara pada kegiatan pembukaan TMMD ini, yang dihadiri Danrem 064/MY Kolonel Inf Wirana Prasetya Budi,SE , Ketua DPRD Kab Pandeglang, Dandim 0601/Pdg, Danyon 13 Grup 1 Kopassus, Waka Polres Pandeglang, unsur Pemkab dan Kecamatan Pandeglang.
            Bupati juga optimis akan keberhasilan kegiatan ini untuk membantu masyarakat yang terisolir dapat merasakan pembangunan di daerahnya, sejalan dengan itu keberadaan TNI untuk membangun sarana-sarana prasarana serta infrastruktur bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dapat dirasakan masyarakat desa dan proses pembangunan yang dilaksanakan benar-benar DARI, OLEH, DAN UNTUK masyarakat dapat terwujud secara kongkrit seperti dikutip dari sambutan Pangdam III/Slw.
            “Nilai dan inti yang dapat dipetik dari kegiatan TMMD ini adalah bukan nilai yang yang di bangun tetapi Kemanunggalan TNI dengan rakyat” Kasdam kembali menegaskan. (Penrem 064/MY)

No comments: